LUAR BIASA, PAPARAN PANGLIMA TNI GATOT NURMANTYO DI ILC (INDONESIA LAWYERS CLUB)

Peristiwa aksi Damai ulama di depan istana negara yang diberi nama aksi damai 411 kemarin sungguh sangat menyedot perhatian publik. Berbagai kalangan ikut andil dan memberikan pendapat soal aksi damai 411 kemarin. Pro dan kontra perihal ucapan Ahok tentang Surat Al Maidah ayat 51 yang kemudian di duga sebagai penghinaan bagi umat muslim , ulama dan juga Al Qur'an mendorong umat muslim dan para ulama untuk menuntut keadilan kepada Pemerintah. Umat muslim dan para ulama menganggap Ahok sudah melampaui batas apalagi Beliau adalah seorang pejabat Publik (Gubernur DKI Jakarta) yang seharusnya menjaga keharmonisan antar umat beragama bukan malah menyulut api permusuhan. 

Padahal Kita semua tahu bahwa negara Indonesia adalah negara Bineka Tunggal Ika, yang terdiri dari berbagai macam agama, suku, bahasa dan adat istiadat. sebagai warga negara Indonesia apalagi pejabat Negara yang dianggap sebagai pemimpin negara wajib menghargai perbedaan tersebut dan menjaga keharmonisan Negara Kesatuan Republik Indonesia. sehingga Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang Damai, aman dan sejahtera.

Setelah Aksi Damai 411 kemarin, Indonesia Lawyers Club mengundang para Ahli, Ulama, Panglima TNI dan juga Kapolri untuk memberikan pendapat perihal aksi damai umat Muslim dan Ulama yang diberi nama Aksi Damai 411 kemarin.

Satu hal yang sangat menarik di Indonesia Lawyers Club kemarin adalah paparan dari Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang menurut saya sangat hebat. beliau memberi gambaran tentang kondisi ekonomi global, persaingan global dan pertahanan keamanan Global. Beliau memaparkan soal kondisi minyak dunia yang semakin berkurang sehingga merubah gaya hidup masyarakat dan juga perubahan bentuk bisnis yang lebih praktis dan instan. salah satu contoh adalah bisnis online yang marak di berbagai belahan dunia. Bisnis online adalah bisnis yang cepat dan tanpa batas. 
Selain itu adanya krisis minyak di dunia membuat ekonomi dunia mengalami depresi yang berakibat krisis ekonomi global. Krisis ekonomi Global ini adalah salah satu pemicu dari suatu kejahatan, konflik, perpecahan dan permusuhan antar negara. maka dari itu warga negara Indonesia harus hati - hati dan waspada terhadap berbagai ancaman konflik dan perpecahan.

Panglima TNI Gatot Nurmantyo juga memaparkan soal teori kependudukan. dalam teori tersebut menyatakan bahwa tahun 2016 penduduk dunia mencapai 7,5 Milyar padahal kapasitas bumi adalah 3,4 Milyar manusia. Dampaknya adalah 41.095 anak meninggal (15 juta setahun) karena kemiskinan, kelaparan dan kekurangan gizi (gizi buruk). 

di prediksi tahun 2056 energi dunia akan habis padahal kebutuhan energi selalu meningkat tiap tahun dan jumlah fosil tidak bisa digantikan. dengan sebab itulah seluruh dunia akan memburu ke daerah yang mempunyai kesuburan equator (mempunyai potensi vegetables) seperti yang ada di Indonesia. bahkan Presiden Soekarno pernah berkata "Kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara - negara di Dunia"
Presiden Jokowi juga pernah berkata "Kaya akan Sumber Daya Alam justru dapat menjadi petaka buat kita"

Itu artinya bahwa kesuburan dan kekayaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia akan menjadi rebutan negara - negara lain. untuk itu jika Indonesia lemah maka dengan mudah Indonesia akan dikuasai oleh negara lain. Kelemahan Indonesia ini akan terjadi jika rakyatnya tidak bersatu seperti pepatah "bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh". itulah yang terjadi di Indonesia.

Hal lain yang tak kalah menarik adalah ketika Bang Karni Ilyas (Presenter ILC) bertanya kepada Panglima TNI Gatot Nurmantyo :"Jendral tentu sangat dekat dengan Presiden Jokowi, Apa benar Presiden Jokowi melindungi Ahok dalam kasus ini?''

Berikut jawaban Panglima TNI Gatot Nurmantyo "Saya bukan ahli politik, tetapi karena ini masalah politik saya mencoba kasih gambaran politik. Kita sama - sama tahu bahwa ada parta pemerintah antara lain PDIP, PAN, PPP dan PKB. Logikanya jika Presiden ingin Ahok menang tinggal perintah partai pemerintah tersebut dukung Ahok kan selesai. yang lain ngga punya kendaraan. itu logika politik, kesimpulannya silahkan dismpulkan sendiri. saya tidak berhak memberikan kesimpulan, itu yang dapat saya sampaikan". Kata Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Satu Hal lagi yang sangat menarik yaitu saat Bang Karni Ilyas menceritakan kepada Panglima TNI Gatot banyak publik yang mengidolakan Gatot Nurmantyo menjadi Presiden RI selanjutnya.

Berikut jawaban Panglima TNI Gatot Nurmantyo :"Umur saya sudah 56 tahun pak Karni. lebih baik saya menjadi tumbal melaksanakan tugas kebhinekaan daripada saya menjadi Presiden." Tegas Beliau.

Itulah Sikap dan paparan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang sangat luar biasa. Sebagai Panglima TNI beliau sangat taat kepada Prseden dan sangat bertanggung jawab terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAGU INDIA PALING ROMANTIS (OST RANVEER DAN ISHANI)

SINETRON SCTV INDIA HAMARI ADHURI KAHANI LIRIK DAN ARTINYA

BUKU FILOSOFI JAWA : "URIP IKU URUP"