BAGAIMANA MEMULAI BISNIS TERNAK SAPI DENGAN HUTANG BANK



Saat kita ingin memulai sebuah bisnis tetapi tidak punya modal, hutang bank adalah salah satu solusinya. lalu bagaimana jika kita ingin memulai bisnis ternak sapi dengan hutang bank?apakah ini bisa menguntungkan atau malah merugikan? berikut gambaran dan ilustrasinya.



Peluang bisnis ternak sapi

Ternak sapi adalah salah satu peluang bisnis yang sangat menguntungkan pasalnya harga sapi selalu naik setiap tahun dan sapi dapat berkembang biak. Selain itu harga sapi juga mengikuti inflasi. 10 tahun yang lalu, untuk membeli 1 unit sepeda motor kita menjual 3 sapi sekarang untuk membeli 1 unit sepeda motor hanya menjual 1 sapi. ini berarti harga sapi meningkat seiring dengan meningkatnya inflasi. 


Jika kita menyimpan uang di bank 10 tahun yang lalu kemudian kita ambil sekarang tentu nilai uangnya akan menurun bukan? tetapi jika kita investasikan uang kita dalam bentuk sapi tentu nilainya tidak akan turun, bahkan bisa naik. 10 tahun yang lalu harga sapi dewasa 3 juta s/d 5 juta, sekarang harga sapi dewasa 10 juta s/d 20 juta. Hal ini membuktikan bahwa bisnis ternak sapi adalah peluang yang sangat menjanjikan.



Risiko Bisnis Ternak Sapi 

Risiko terburuk adalah kematian, namun hal ini jarang sekali terjadi. Asal sapi dirawat dengan baik risiko kematian bisa diminimalisir.


Risiko yang lain adalah harga yang fluktuatif cenderung naik. maksudnya adalah ada kalanya (bulan tertentu) harga sapi akan turun. beberapa pengalaman peternak sapi harga turun saat kenaikan sekolah. tentu hal ini dapat diantisipasi dengan mudah asal kita tahu ilmunya yaitu kapan harga sapi naik dan kapan harga sapi turun.



Risiko lainnya adalah sapi majer (tidak bisa beranak), nah untuk mengantisipasi hal ini, anda harus membeli sapi dari penjual yang berpengalaman dan bisa memberi informasi yang baik dengan sapi yang akan anda beli.



Modal yang diperlukan 

Modal yang diperlukan sangat relatif, misalnya anda mau membeli 10 sapi dengan harga 10 jutaan berarti modal awal adalah 100 juta.
modal lainnya adalah :
kandang dan lahan 
kandang : 10 juta (jika diperlukan)
lahan     : 50 juta (jika diperlukan)
Jika anda tidak mempunyai lahan, anda dapat menitipkan sapi anda ke orang lain yang mempunyai pengalaman dan lahan, nanti hasilnya di bagi dua.


Contoh : Anda menitipkan 10 sapi kepada 10 orang, jika dalam dua tahun masing - masing mempunyai 1 anak maka dalam 2 tahun anda mempunyai 20 sapi.



Sistem Bagi Hasil 

Dalam 2 tahun sapi anda menjadi 20 sapi 
10 sapi modal (selama 2 tahun harga naik 5 juta menjadi @ 15 juta) = 150 juta 
10 sapi anakan (harga anakan sapi rata - rata @ 5 juta) = 50 juta (untuk perawat sapi)
yang merawat sapi akan memperoleh anakan sapi pertama, kemudian anakan sapi berikutnya menjadi milik pemodal.


Sistem bagi hasil ini sangat sederhana karena anda tidak perlu kandang dan lahan. biaya perawatan ditanggung semuanya oleh perawat sapi. perhitungan diatas dengan asumsi sapi akan beranak dalam 2 tahun, akan tetapi dilapangan ada yang beranak dalam waktu 1 tahun, ada juga yang 3 tahun. 2 tahun adalah angka rata - rata.



Dari perhitungan sederhana diatas, keuntungan bersih yang anda terima adalah 50 juta tiap 2 tahun atau 25 juta pertahun.



Bunga Bank

Bunga bank rata - rata adalah 10% s/d 12% pertahun (diambil persentase tertinggi yaitu 12%). jika anda meminjam bank 100juta dalam satu tahun anda membayar bunga 12juta. bandingkan dengan keuntungan anda diatas yaitu 25 juta. ini berarti bahwa memulai bisnis ternak sapi dengan hutang bank dapat memberikan keuntungan dengan asumsi kondisi seperti gambaran diatas. Untung yang dapat diperoleh yaitu 25juta - 12 juta = 13 juta.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAGU INDIA PALING ROMANTIS (OST RANVEER DAN ISHANI)

SINETRON SCTV INDIA HAMARI ADHURI KAHANI LIRIK DAN ARTINYA

BUKU FILOSOFI JAWA : "URIP IKU URUP"